Sri Wahyu Trialfiyani

Pengajar di SMP Negeri 1 Tikung, Lamongan. Pernah menjadi guru garis depan bagi pendidikan anak-anak Indonesia di pelosok perkebunan kelapa sawit Sabah, Malaysi...

Selengkapnya
EUFORIA GALA SISWA INDONESIA

EUFORIA GALA SISWA INDONESIA

Euforia piala dunia berganti dengan euforia Gala Siswa Indonesia (GSI) 2018. Ajang pertandingan sepak bola bergengsi bagi siswa yang diikuti seluruh SMP di kabupaten saya. Masing-masing lembaga mempersiapkan timnya sebaik mungkin mulai dari pemain dan strategi yang digunakan di lapangan.

Dewi fortuna berpihak pada lembaga pendidikan saya. Tim sepak bola SMP saya mendapat kesempatan emas melaju di babak final. Pada hari dimana pertandingan dilaksanakan, seluruh guru beserta siswa diberikan kesempatan untuk menyaksikan pertandingan tersebut. Antusias guru dan siswa sebagai supporter memberi semangat bagi para pemain. Teriakan, doa, dan nyanyian mengiringi setiap operan bola. Hal yang sama dilakukan pula oleh tim lawan dengan persiapan yang lebih matang.

Menjadi penonton bola ternyata menguras emosi. Apalagi jika gawang tim yang didukung selalu mendapat serangan. Melihat reaksi siswa sudah biasa. Yang menarik adalah ketika melihat reaksi dan ekspresi bapak/ ibu guru. Luar biasa heboh. Ada beberapa dari beliau-beliau yang baru pertama kali melihat pertandingan sepak bola di stadion. Wuih, ekspresinya luar biasa, lebih lepas ketika tim kami berhasil membobol gawang lawan. “Allahu Akbar...Allahu Akbar”...”Allahumasholialamuhammad...” Sontak saja, ada yang nyletuk “Bu, ini nonton bola bukan pengajian”.

Ajang GSI ini sebenarnya tidak sekedar ajang mencari juara sepak bola. Kalau diniatkan hanya untuk itu maka memaknai pertandingan sebatas bertanding dan selesai. Ajang ini dapat dijadikan wadah sebagai penguatan pendidikan karakter. Contoh karakter yang bisa diselipkan kepada pemain sekaligus siswa sebagai supporter adalah:

1. Religius, sebelum memulai pertandingan seluruh pemain berdoa memohon kemudahan dan kemenangan kepada Allah SWT. Supporter selain memeriahkan jg ikut mendoakan kemenangan tim.

2. Disiplin, sebagai pemain pilihan harus disiplin dalam berlatih dan mematuhi tata tertib di lapangan.

3. Kerja keras, kemenangan tidak akan dicapai tanpa usaha keras. Terus berlatih dan berlatih.

4. Toleransi, sebagai supporter tidak boleh saling menjatuhkan atau meremehkan dengan cara apapun.

5. Menghargai prestasi, siapapun yang menjadi juara 1 perlu kita apresiasi. Tidak perlu terlalu kecewa atau sedih. Yang penting dalam pertandingan adalah menjunjung tinggi sportivitas.

6. Cinta Damai, yang kalah jangan terpancing emosi yang mengakibatkan hal-hal tidak baik. Menghargai hasil keputusan dengan jiwa besar agar terwujud karakter cinta damai dalam berkompetisi.

7. Peduli Lingkungan, siapapun yang datang di lapangan baik sebagai pemain maupun supporter hendaknya tetap menjaga lingkungan tetap bersih. Buanglah sampah pada tempatnya.

8. Tanggung Jawab, bermain penuh tanggung jawab di lapangan dengan mengikuti aturan dan siswa sebagai supporter dapat menjaga ketertiban selama memberi dukunga.

Banyak penguatan karakter yang bisa kita sampaikan ke siswa melalui ajang GSI atau ajang yang lain. Penguatan pendidikan karakter tidak hanya bisa dipraktekkan di dalam kelas atau di dalam lingkungan sekolah. Melainkan melalui ajang Gala Siswa Indonesia, para siswa dapat diarahkan untuk memiliki karakter diatas sehingga menjadi generasi emas yang berkarakter.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali